5 Fakta Jembatan Laut Terpanjang Dari Cina

Foto via AP Foto/Kin Cheum

Assalamu’allaikum….

Rizensia.com – Cina memang tak bisa terbantahkan lagi soal kontruksi-kontruksinya, dengan bermodalkan segala kelebihannya Cina sekali lagi berhasil meresmikan jembatan laut terpanjang.

Setidaknya negara Tiongkok mengeluarkan dana sekita US$ 15,3 miliar serta membutuhkan waktu masa kerja sembilan tahun untuk membuat jembatan ini. Pembuatan Jembatan ini untuk menghubungkan ke dua kota semi otonom yakni Hong Kong dan Makau.

Berikut ini Rizensia bagikan beberapa fakta tentang Jembatan Laut ini:

Foto Via Dapd

Menjadi Jembatan Terpanjang

Jembatan laut di Cina bukanlah satu-satunya, setidaknya di negara ini memiliki dua jembatan laut. Akan tetapi jembatan yang baru saja diresmikan oleh Presiden Cina Xi Jinping menjadi jembatan terpanjang dengan panjang 55 km.

Foto via AFP

Jembatan Ini Begitu Mengesankan

Jembatan ini begitu mengesankan, dengan bentangan yang mencapai 55 km terdiri dari beberapa struktur jembatan seperti berkelok-kelok dan mempunyai terowongan bawah laut sepanjang 6,7 km di antara dua pulau buatan.

Dari segi konstruksi jembatan ini diperhitungkan akan bertahan sampai sedikitnya 120 tahun dan bisa menahan angin topan dengan kecepatan hingga 340 km per jam.

Kemudian bahan baja yang digunakan oleh jembatan ini sekitar 400.000 ton baja dalam konstruksi jembatan raksasa ini. Volumenya 4,5 kali lebih banyak baja dari yang digunakan untuk membuat Jembatan Golden Gate di San Francisco. Menurut pemerintah Cina, jembatan tidak hanya mampu menahan gempa bumi berkekuatan 8 pada skala Richter, tapi juga tahan jika tertabrak kapal angkut barang.

Foto via Zumapres

Kegunaan dari pulau buatan

Mungkin kamu akan bertanya untuk apa sih pulau buatan itu dibuat?? Kegunaan dari pulau buatan itu sebenarnya berfungsi sebagai transisi dari jembatan yang membentang diatas laut ke terowongan bawah laut. Tak hanya itu pulau buatan ini berfungsi sebagai jalan untuk memutar arah kendaraan dan masih banyak fungsi yang lainnya, hal ini dikarenakan potensi untuk dilalui kendaraan sedikitnya mencapai 60.000 mobil dan 250.000 orang per harinya.

Foto via AP Foto/Kin Cheum

Ingin menjadi pusat ekonomi terbesar didunia

Proyek ini di kembangkan oleh pemerintah Cina untuk menyaingi kegiatan pusat ekonomi seperti yang ada di San Francisco, New York, dan Tokyo.

Ambisi ini lebih dikenal dengan julukan The Greater Bay Area, seperti dikutip dari BBC Indonesia wilayah ini didiami oleh 68 juta orang dan terdiri atas Hong Kong, Makau, dan sembilan kota di Provinsi Guangdong.

Beijing berharap zona kawasan ekonomi ini akan seperti Silicon Valley di Amerika Serikat.

Foto via Getty Image

Mampu memangkas waktu perjalanan

Menggunakan mobil, berkecepatan rata-rata 100 km per jam, waktu perjalanan antara Hong Kong dan Makau akan berkurang dari tiga jam jika memakai kapal feri menjadi kurang dari 30 menit. Tapi hanya orang kaya dan penduduk Hong Kong serta Makau yang punya hubungan dengan kalangan politik yang bisa menggunakan jembatan ini.

Foto via Imagine China

Jembatan ini menggunakan dua sistem mengemudi

Seperti yang kita ketahui bersama, jembatan ini menghubungkan dua kota otonom yakni Hong Kong dan Makau serta dataran Cina. Sehingga mereka masih memiliki perbatasan fisik antara satu dengan yang lain karena berdasarkan prinsip “Satu Negara, Dua Sistem”.

Dengan demikian, Hong Kong dan Makau masih menerapkan peraturan imigrasi, bea cukai, dan juga peraturan tentang lalu lintas.

Kemudian, soal menyetir antara Hong Kong dan Makau menggunakan sistem setir kanan, sementara di Cina, setirnya berada di kiri.

Jumlah mobil yang melakukan perjalanan antara tiga kota dibatasi dan sopir harus mendapatkan izin agar bisa membawa mobil mereka melewati tiga kota ini.

Itulah beberapa fakta wow dari jembatan terpanjang yang dibangun oleh Cina. refrensi (DW/BBC)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Berikan Komentar Terbaikmu