Pendidikan, Tips & Trik

Nilai IPK Anda Turun?? Ini Penyebabnya!

Assalamu’allaikum…..

Rizensia.com – Turunya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) adalah masalah bagi mahasiswa, tentunya perbaikan dan intropeksi harus dilakukan agar nilai kumulatif di semester berikutnya bisa naik kembali.

Turunnya IPK dikarenakan berbagai faktor, setidaknya Rizensia telah mencatat setidaknya ada 6 faktor yang membuat IPK Anda menjadi turun. Berikut kami bagikan faktor-faktor yang bisa menyebabkan turunnya nilai IPK Anda:

Sering Bolos Kuliah

Hadir dan melakukan tatap muka dengan dosen (masuk kuliah) menjadi kunci untuk mengetahui materi pembelajaran yang diberikan. Tentunya jika Anda keseringan bolos, otomatis kamu akan ketinggalan materi dan informasi yang diberikan. Tentunya ini berdampak saat ujian tiba Anda planga-plongo karena tidak bisa menjawab soal test yang diberikan.

Sibuk Dengan Kegiatan Kampus

Aktif berorganisasi memang mempunyai banyak manfaat, Anda bisa bersosialisasi didepan orang banyak, belajar kepemimpinan, tanggung jawab dan masih banyak lagi. Akan tetapi jika tidak dibarengi dengan pengaturan waktu yang baik, maka berdampak pada buruknya nilai akademis Anda.

Kecanduan Game

Dijaman super digital seperti sekarang ini, main game membuat mahasiswa kecanduan. Akibatnya waktu belajar, kerja tugas, tersita dengan keadaan Anda yang fokus main Game.

Kebanyakan Hura-hura

Ada beberapa mahasiswa yang intensitas untuk main atau hang out lebih sering ketimbang belajar. Bersosialisasi dengan teman tentu sah-sah saja, tapi kamu juga harus bisa mengontrol diri. Terlalu banyak hura-hura juga membuat kamu boros.

Putus Cinta

Kesedihan yang dialami mahasiwa pascaputus dengan pacar kerap mempengaruhi nilai akademis. Pasalnya, mereka jadi tidak bersemangat dan kehilangan fokus belajar karena rasa galau.

Kurang Tidur

Sebuah penelitian menyarankan bagi mahasiswa untuk menghindari begadang, karena menurut mereka kurang tidur memiliki dampak buruk pada prestasi bahkan berdampak pada penurunan IPK sebesar 0,02 poin. Kemudian, akibat kurang tidur semakin meningkatkan resiko tidak masuk mata kuliah sebanyak 10 persen.

Ini berbanding terbalik dengan mahasiswa yang memiliki jam tidur rutin yang baik memiliki nilai IPK lebih tinggi sebanyak 0,14 pon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *