Masih Sering Masuk SMS Penipuan, Segera Laporkan Melalui Akun Ini

Foto ilustrasi: Sean Gallup/Getty Images

Assalamu’allaikum…..

Rizensia.com – Meski pemerintah telah melakukan pencocokan data pada sim card dengan data e-KTP dan Kartu Keluarga, tak membuat ciut nyali para penipu melalui sms dan telepon.

Menanggapi hal itu pihak Kementerian Kominfo melalui Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Ditjen PPI) bekerja sama dengan pihak terkait membuka akses aduan bagi masyarakat yang menerima SMS dan telepon penipuan. Akses aduan yang dimaksud dengan memanfaatkan platform media sosial (medsos).

Untuk menindak kasus SMS dan telepon penipuan ini, Kominfo menggandeng Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia ( BRTI ) serta Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri).

Cara untuk melakukan pengaduan atas Telepon dan SMS penipuan, masyarakat tinggal capture lalu laporkan ke BRTI melalui akun Twitter.

Nantinya pihak BRTI akan mengirimkan informasi kepada operator untuk memblokir nomor tersebut.

Akun twitter untuk melakukan pengaduan yakni @aduanBRTI, akun ini ternyata menyoal tentang Telepon dan SMS penipuan melainkan juga penawaran yang tidak dikehendaki dan SARA.

Sistem ini mulai berjalan per 10 Desember 2018 kemarin. Nah, bagi kamu yang punya masalah tentang akan nomor prabayar yang menawarkan promo berbau penipuan bisa langsung menghubungi pihak BRTI melalui @aduanBRTI.

(Visited 11 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *