Opini, Teknologi

Berkembangnya Dunia Grafis, Hati-hati Dimanfaatkan Untuk Menyebar Berita Hoax!

  • 1
    Share

Assalamu’allaikum…..

Lihat Running Textnya. Foto via kompasiana @ombrill

Rizensia.com – Masih ingat tidak dengan kasus akun Instagram @bola_gila yang dilaporkan oleh tvOne karena menyebar berita bohong (hoax)??

Sedikit kami jelaskan kembali permasalahan antara tvOne dengan akun @bola_gila, dikutip dari tirto.id.


Stasiun televisi tvOne melaporkan akun Instagram @bola_gila ke Polda Metro Jaya karena diduga mencemarkan nama baik dan menyebarkan berita palsu atau hoaks.
Dalam foto yang dipublikasikan akun @bola_gila itu menampilkan program “Kabar Arena Pagi” tvOne yang memperlihatkan running text hasil kemenangan Argentina atas Perancis dengan skor 4-3.

Padahal, hasil sesungguhnya adalah Perancis unggul melawan Argentina dengan skor 4-3.

Public Relation Manager tvOne , Raldy Doy mengatakan, foto running text tvOne dalam akun @bola_gila itu adalah rekayasa hasil editan. Raldy mengatakan perbuatan tersebut telah merugikan pihaknya.

Raldy menegaskan, kasus ini akan diserahkan ke polisi sehingga pelaku pengedit dan penyebaran berita palsu itu dapat ditemukan.

Meski akun @bola_gila telah meminta maaf kepada tvOne melalui akun Instagram resminya pada 1 Juli lalu, namun Raldy menegaskan, pihaknya tetap ingin menyelesaikan kasus ini secara secara hukum. “Prioritas pertama, kita selesaikan ini secara hukum,” terang Raldy.


Jika kita melihat barner tersebut, sekilas atau bahkan sama sekali tidak terlihat bahwa gambar itu bohong (alias hasil editan) dari aplikasi grafis seperti Photoshop, Corel Draw, atau Adobe Ilustrator.

Tentu sebagai orang yang awam melihat barner itu akan percaya barner adalah asli bukan editan

Inilah dunia digital sekarang, apa yang kita anggap tidak bisa di edit sekarang dengan sofware ‘aplikasi grafis’ semuanya bisa dibuat seperti nyata dan seakan-akan terjadi.

Maka pesan Rizensia, tahun depan kita akan memasuki tahun politik, dimana pemilihan presiden dan legislatif akan terjadi. Pesan mimin, kita sebagai masyarakat jangan cepat percaya akan suatu informasi yang tersebar di sosial media, seperti Whatsapp, Facebook, Twitter, dan Instagram. Meski berita tersebut menampilakan suatu gambar, jangan langsung dipercaya kemudian disebarkan ke teman-teman Anda yang lainnya.

Kita harus pintar menjadi seorang netizen, jangan mudah terprovokasi karena bisa jadi gambar tersebut adalah hasil editan dari ‘aplikasi grafis’.

Maka tidak salah jika kita dalam islam disuruh untuk bertabayun atau klarifikasi, agar kita tidak membuat bencana kepada suatu kaum atau kelompok akibat penyebaran berita yang masih simpang siur asalnya dari mana. Semoga bermanfaat bagi kita semua….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *