Situs Pencarian Data Budaya Indonesia Paling Lengkap

Budaya Indonesia

Assalamu’allaikum…..

Rizensia.com – Indonesia tercipta dari dasar perbedaan baik itu etnis, suku, budaya, masakan, dan kepercayaan. Sehingga sangat wajar jika kita mempunyai slogan Bhineka Tunggal Ika yaitu “berbeda-beda tetap satu juah”.

Namun, seiring dengan perkembangan jaman, banyak budaya-budaya yang ada di Indonesia mulai menghilang ditelan zaman. Menghilangnya budaya-budaya itu disebabkan oleh berbagai faktor.

Nah, untuk memperkenalkan akan budaya-budaya yang ada di Indonesia kepada para anak mudah, ternyata negara kita mempunyai situs bigdata budaya. Dimana dalam satu situs kita bisa mencari, dan memberitahu akan budaya yang ada didaerah kita.

Ilustrasi budaya-indonesia.org

Situs yang Rizensia maksud adalah www.budaya-indonesia.org, situs ini bagaikan basis data budaya terbesar di Indonesia. Dikembangkan oleh Inisiatif Budaya Kepulauan Indonesia atau akrab dalam bahasa internasional, IACI (Indonesian Archipelago Cultural Initiatives).

Situs budaya-indonesia.org layaknya seperti Google akan tetapi berfokus pada budaya, menyajikan informasi berupa budaya seperti lagu daerah, alat musik, rumah adat, cerita masyarakat, permainan daerah, makanan dan minuman, ritual, seni pertunjukan, dan masih banyak lagi disajikan secara detail.

Kemudian situs ini memberikan penggunanya untuk mengembangkan atau menambah budaya apa saja yang belum masuk atau terindeks pada situs budaya-indonesia.org.

Mengenal perkumpulan yang mengembangkan situs budaya-indonesia.org

IACI sendiri adalah sebuah perkumpulan yang didirikan oleh beberapa orang muda Indonesia yang prihatin dengan visi negeri dan pengaturannya yang seolah tercerabut dari akar budayanya, dari apa yang merepresentasikan keberadaannya sebagai sebuah satu kesatuan dalam berbagai elemen yang berbeda secara unik.

Hal inilah yang membuat IACI dideklarasikan di Bandung, 29 Desember 2007, merupakan sebuah lembaga yang terdiri dari tiga tugas besar yang melembaga sendiri dalam fungsionalitas yang berbeda tersebut. Dengan inisiasi oleh beberapa penelitian di Bandung Fe Institute dan Surya Research International maka pendekatan melalui web ini dirasa perlu untuk segera di-implementasikan melalui IACI.

Ketika ruang-ruang global telah memasuki ruang-ruang paling pribadi dari generasi muda Indonesia melalui berbagai perangkat teknologi dan akuisisi informasi, IACI menyadari bahwa generasi muda seolah berada jauh dari apa yang menjadi akar budayanya. Tak bisa dipungkiri, uniformisasi merupakan sebuah efek dari budaya global, sementara justru kekayaan dan kekuatan dari persatuan dan kesatuan bangsa selama ini justru terletak pada diversitasnya dan bagaimana masyarakatnya menghargai ke-bhineka-an tersebut.

Namun terdapat paradoks dalam aras globalisasi ini. Inovasi membutuhkan diversitas untuk memperkaya variasi pola industri, perekonomian, dan inovasi teknologi yang menyertainya. Penggalian kekayaan budaya lokal dibutuhkan untuk menjawab tantangan global ini; dan Indonesia adalah negara yang paling tinggi heterogenitasnya di dunia.

Hal inilah yang membuat IACI berdiri, dan web budaya-indonesia.org dibentuk secara partisipatif dengan partisipasi aktif dari semua elemen bangsa yang rindu akan kejayaan Indonesia dengan diversitasnya: sebuah keinginan dan harapan untuk bangkitnya kepulauan Indonesia secara khusus, dan bangsa-bangsa Asia secara umum.

Setidaknya ada 3 institusi yang tergabung didalam kelompok IACI seperti Perhimpunan Budaya Indonesia (PBI), Jaringan Budaya Indonesia (JBI), dan Satuan Ekonomi Kreatif IACI.

Perhimpunan Budaya Indonesia (PBI)

Adalah suatu lembaga yang menjadi host atas situs budaya-indonesia.org ini. Di samping itu, lembaga ini merupakan kelembagaan yang juga melakukan berbagai pengkajian di bidang budaya dan bagaimana penggalian budaya tradisional mampu menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, politik, sains dan teknologi secara global.

PBI, melalui Cultural Security Discussion Group-nya juga memikirkan ikhwal Nusantara Culture Heritage State License, sebuah konsep yang ingin digulirkan sehingga kepemilikan entitas bangsa atas budaya tradisi semakin kuat hingga di level internasional. PBI juga direncanakan untuk sering melakukan ekspedisi budaya ke sentra-sentra budaya tradisional dan road-show untuk menularkan minat pemanfaatan teknologi informasi dalam mencari titik lestari budaya tradisional di tengah tren global saat ini.

Jaringan Budaya Indonesia (JBI)

merupakan networking yang dibangun di banyak kalangan dan seluas mungkin sahabat budaya. JBI didirikan dengan tujuan:

  • Menjalankan visi dari Perhimpunan Budaya Indonesia dengan membangun kelompok-kelompok apresiasi kebudayaan Indonesia di luar IACI.
  • Membuka kerja sama dengan berbagai pihak yang kreatif dan inovatif dalam bertatanan hidup sosial, ekonomi, dan ketahanan kebudayaan nasional.
  • Membangun kelompok dengan semangat nasional yang peduli atas negara untuk membentuk negara yang peduli pada masyarakatnya dan bahu-membahu mengatasipersoalan secara kreatif dan inovatif menghadapi tantangan globalisasi.

Satuan Ekonomi Kreatif IACI

merupakan kelembagaan yang bertujuan untuk:

  • Menjaga kemandirian ekonomi dan finansial IACI.
  • Mendorong dan menularkan semangat kemandirian ekonomi dan finansial ini ke berbagai pihak yang cinta dan apresiatif dalam penggiatan budaya Indonesia yang bersumber pada tradisi kultural daerah.
  • Menjadi proyek pilot atas terbangunnya kemandirian dan kreativitas dalam ber-ekonomi orang Indonesia yang bersumber pada lanskap kekayaan budaya Indonesia.
(Visited 4 times, 1 visits today)

Berikan Komentar Terbaikmu