Pilkada Proses Mencari Pemimpin, Kedepankanlah Akhlakul Karima

Beranda Forum Politik Pilkada Proses Mencari Pemimpin, Kedepankanlah Akhlakul Karima

Di-tag: 

Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan terakhir diperbarui oleh  Rizensia Com 7 bulan yang lalu.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #5056

    Rizensia Com
    Keymaster

    Assalamu’allaikum…..

    Pilkada mulai bergulir kembali di tahun 2018, tentu pilkada tahun ini menjadi ajang bagi para parpol melihat kekuatan mereka untuk menghadapi Pilpres tahun 2019 mendatang. Setidaknya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tanggal pencoblosan Pilkada serentak 2018 pada tanggal 27 Juni 2018. Dan data daerah yang mengikuti pilkada ini setidaknya ada sekitar 171 daerah.

    Dari jumlah tersebut terdapat 17 provinsi yang akan mengikuti pemilihan kepada daerah, kemudian 39 Kota dan 115 Kabupaten. Tentu dari kesemua daerah tersebut potensi terjadinya perpecahan tentu ada, akan tetapi menekan agar tidak terjadinya perpecahan tersebut patut untuk kita kedepankan. Maka salah satu caranya dengan mengedepankan Akhlakul Karima.

    Apa itu Akhlakul Karima? Akhlakul Karima sendiri adalah budi pekerti, tabiat, tingkah laku yang baik dan mulia yang sesuai dengan yang dianjurkan oleh agama. Sehingga sangat dibutuhkan adab (akhlak) bagi semua orang karena dengan begitu terciptanya perdamaian antar sesama.

    Karena tujuan pilkada adalah mencari pemimpin terbaik dengan cara yang demokratif, transparan, tanpa adanya isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang mengancam persatuan kita sebagai bangsa Indonesia.

    Seorang penyair berasal dari Arab yang bernama Syauqi pernah mengatakan “Suatu Bangsa, Negara dan Agama akan berjaya bila Warga dan Umatnya terdiri dari orang-orang yang mempunyai Akhlak Mulia (Luhur) dan sebaliknya jika suatu Negara atau Agama bila Warga Negara dan Umatnya mempunyai Akhlak yang buruk maka runtuhlah Bangsa dan Agama tersebut”.

    Maka Kesadaran para pemangku pasangan calon, parpol, dan kita sebagai masyarakat sangat dibutuhkan. Jangan kita sampai terpancing dengan berbagai isu yang berkembang dari orang yang tidak bertanggung jawab, usahakan untuk menunggu klarifikasi (tabayun) dalam menilai suatu masalah, karena dengan begitu Pilkada akan menjadi pesta rakyat yang menyatukan beberapa kelompok menjadi satu dengan tujuan utama membangun Bangsa Indonesia yang mensejatrakan rakyatnya.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)

Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.