Otomotif, Tips & Trik

Seperti Ini Teknik Pengereman Yang Benar Bagi Pegendara Sepeda Motor

Ilustrasi. Foto (BS)

Assalamu’allaikum…

Mengerem adalah usaha kita untuk mengurangi kecepatan di saat berkendara, biasanya sebagai pengendara kita sering kali memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi atau juga sebaliknya. Biasanya kecelakaan sepeda motor terjadi diakibatkan oleh kelalaian pengandaranya, salah satu faktor diantaranya adalah teknik pengereman.

Salah dalam teknik pengereman berpotensi besar akan mengakibatkan sih pengendara terjatuh atau kecelakaan, cotohnya disaat memacu sepeda motor dalam keadaan kecepatan tinggi, kemudian untuk mengurangi kecepatan pengendara tersebut menggunakan rem depan, tentu hal ini tentu mengaibaatkan pengendara menjadi terjatuh.

Penggunaan rem depan dan rem belakang mempunyai momen-momen sendiri, kemudian teknik pengereman antara sepeda motor transmisi manual dan matic pun berbeda.

Lalu bagaimana teknik pengereman yang benar saat mengendarai sepeda motor? Simak ya penjelasan berikut ini :

Teknik Pengereman Untuk Motor Transmisi Manual
Teknik pengereman untuk motor bebek (Transmisi Manual) sebenarnya tergantung dari kelajuan kita. Nah, jika kita memacu kendaraan di bawah 30 km/jam, disarankan untuk menggunakan rem belakang.

Kemudian, ketika kecepatan tinggi kira-kira direntan 30-80 km/jam, sebaiknya mengkolaborasi antara rem belakang dan rem depan. Ini bertujuan agar Anda disaat mengerem sepeda motor tetap stabil.

Jika kamu berkendara di atas kecepatan 80 km/jam tentunya jangan mengerem secara langsung, akan tetapi mengerem sedikit saja agar mengurangi kecepatan.

Teknik Pengereman Untuk Motor Transmisi Otomatis
Kalau untuk motor matic sebaiknya menggunakan kedua rem, karena sistem motor matic itu jika gasnya di lepas maka motor matic akan loss… Beda halnya dengan sepeda motor bertransmisi manual jika di rem akan terbantu dengan mengundur gigi.

Hal tersebutlah yang membuat salah satu pabrikan (sayap sebelah) membuat sistem pengereman ganda, yaitu disaat menarik satu tuas rem, maka rem belakang dan rem depan akan berfungsi secara bersamaan.

Itulah beberapa informasi yang bisa Saya bagikan pada hari ini, semoga bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X