Teknologi

Begini Cara Facebook Mengenali Konten Ekstrime

Assalamu’allaikum…..

Rizensia.com – Facebook mengaku telah memperkuat sistem mereka dalam memblokir konten yang berbau ekstremis, mereka juga telah menghapus atau memberi label peringatan untuk lebih dari 1,9 juta konten ekstremis yang berkaitan dengan ISIS atau Alqaeda, dalam tiga bulan pertama ini.

Dari jumlah 1,9 juta konten ini dihapus, hanya sedikit yang diberi label peringatan. Konten-konten yang diberi label itu dibagikan dengan tujuan memberi informasi atau melawan terorisme, tulis Reuters via Antaranews

Facebook menggunakan piranti lunak seperti mencocokkan gambar untuk mendeteksi materi bermuatan paham ekstremis. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk memblokir konten adalah kurang dari semenit untuk kuartal pertama tahun ini.
Selain menambah kemampuan mereka dalam mengenali konten negatif, Facebook untuk pertama kalinya mempublikasikan pengertian terorisme versi mereka.

Nah, pengertian yang Facebook gunakan untuk mengenali konten tersebut adalah “Organisasi non pemerintah yang terlibat dalam tindakan kekerasan terencana terhadap perorangan atau lembaga untuk mengitimidasi masyarakat sipil, pemerintah atau lembaga internasional demi mencapai tujuan politik, agama atau ideologi.”

Facebook menyebut definisi ini “agnostik terhadap ideologi”, kelompok-kelompok yang termasuk dalam golongan tersebut bermacam-macam, seperti ekstremis agama, supremasi kulit putih hingga militan lingkungan.

One Comment

  1. Waalaikum Salam.
    Kunjungan balik dari BlogPalu gan.
    Facebook memang punya alogaritma sendiri untuk melakukan searching terhadap setiap konten yang di publikasi ke dalamnya. Selain itu, Facebook juga mengandalkan para “relawan” yang dengan suka rela tanpa paksaan melaporkan setiap konten yang dianggap melanggar TOS Facebook.
    Salam kenal gan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: