Teknologi

Seleksi Alam Penutupan dan Pertumbuhan Startup Indonesia

Screenshot Cipika.
Screenshot Cipika.

Assalamu’allaikum….

Rizensia.com – Langkah Indosat Ooredoo menutup layanan situs jual beli mereka Cipika.co.id menambah masalah baru perkembangan dunia startup di Indonesia, alasan mengubah strategi bisnis, Indosat Ooredoo mengabil langka tutup layanan e-commerce tersebut.

Penutupan Cipika ini menambah panjang daftar layanan digital tanah air yang menghentikan layanan pada tahun 2017 ini. Sebelumnya, telah ada nama-nama seperti Lolalola , Bornevia , hingga Tiketbusku yang juga berhenti beroperasi.

Banyak faktor yang membuat start-up Indonesia menghentikan layanan, seperti kerasnya persaingan, berubahnya strategi bisnis seperti yang terjadi pada Cipika, perbedaan pandangan dalam sebuah tim yang membuat Founder melakukan penutupan start-up, dan masih banyak lagi.

Padahal di tahun 2016 jika dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia tercatat sebagai negara yang memiliki jumlah start-up tertinggi dengan sekitar dua ribu start-up.

Pertumbuhan start-up ini juga diprediksi akan terus meningkat sampai dengan 6,5 kali lipat pada tahun 2020 (CHGR, 2016). Tumbuhnya pasar start-up teknologi yang sangat pesat di dalam negeri ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kian menguat, serta membuktikan ketersediaan teknologi yang terus berkembang untuk mendukung pertumbuhan industri ini.
Terus tumbuhnya industri Start-up di Indonesia ini menjadi info yang sangat baik, tapi seleksi alamlah yang membuat start-up mana yang meraih kesuksesan dan yang mana harus berakhir dengan penutupan layanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X