Inspirasi, Teknologi

Kren! Kantong Plastik Ini Bisa Larut Dalam Air & Bisa Diminum Loh…

Assalamu’allaikum….

Merasa miris dengan permasalahan sampah kantong plastik dan sampah bekas kemasan makanan berserakan di jalanan dan menjadi masalah di kota-kota besar, membuat pemudah yang berasal dari pulau Bali ini mengembangkan teknologi bioplastik.

Produk tas dari Avani Eco. Gambar via Dw Indonesia.!

Seperti yang diberitakan DW Indonesia, bahwa Seorang pengusaha di Bali merasa muak terhadap maraknya sampah plastik  yang mengotori Pulau Dewata itu. Ia mencoba untuk mengatasi masalah tersebut dengan mencari solusi alternatif untuk menggantikan plastik konvensional.

Lewat perusahaan Avani Eco, ia mencoba mengembangkan dan memproduksi barang-barang unik, seperti tas yang berbahan dasar singkong, wadah makanan terbut dari tebu, sedotan yang dibuat dari jagung.

Kevin Kumala, melalui perusahaan yang didirikannya mampu membuat dan mengembangkan produk-produk yang dapat terurai relatif cepat di alam dan tidak meninggalkan residu beracun. Sehingga bisa dikatakan ramah terhadap lingkungan.

Kevin sendiri memulai proyeknya disaat masalah sampah plastik makin merajalela di Bali dan Jawa. Dengan mempunyai pabrik di pulau Jawa dan berkator pusat di pulau Bali, produk bioplastik Avani Eco mulai dijual pada tahun 2015 lalu. Dari beberapa produk yang mereka produksi, produk tas yang terbuat dari singkonglah yang paling populer.

Dengan mengandalkan bahan yang murah dan melimpah (singkong) di Indonesia, ia mampu memproduksi sekitar tiga ton tas yang diproduksi di pabriknya per hari dan dijual di toko-toko dan hotel, terutama Bali dan seluruh Indonesia.

Uniknya, “Pada produk tas yang diproduksinya di sematkan kalimat “Saya buka plastik”. Untuk membuktikannya Kevin Kumala yang merupakan lulusan biologi ini, kemudian mengeksperimenkan tas produknya dengan cara mencelupkan tas yang berbahan singkong tersebut ke dalam segelas air panas. Lalu, apa yang terjadi? tas itu kemudian larut dalam air dan ia pun meminum air tersebut.

Dengan adanya produk ini Kevin berharap bisa memberikan harapan, bahwa tidak akan ada hewan laut yang merasakan dampak yang diakibatkan oleh plastik konvensional di produknya.

“Jadi, ini memberi harapan kepada hewan laut, mereka tidak lagi tersedak atau tertelan sesuatu yang bisa berbahaya,” katanya dikutip dari Dw Indonesia.

Berikut video demonstrasi tas berbahan dasar singkong yang cepat larut di dalam air panas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X