Informasi, MotoGP

5 Nomor Ini Telah Di Pensiunkan Di Ajang MotoGP

Assalamu’allaikum….

Berbicara soal MotoGP banyak informasi menarik yang bisa kita galih lebih dalam lagi, salah satu Informasi menarik tentang nomor pembalap. Dari sekian banyak pilihan nomor balap ternyata ada yang dipensiunkan, tujuannya untuk menghormati sih pembalap atas prestasinya dan penghormatan atas wafatnya pembalap akibat kecelakaan.

Ilustrasi Marco Simonceli. Foto via bola.net

Nah, berikut ini Admin Rizensia bagikan kelima nomor yang dipensiunkan pada ajang balapan kuda besi MotoGP. Pertama adalah nomor yang dipakai oleh mendiang Marco Simonceli, pembalap mudah ini tewas akibat tragedi di Race Sirkuit Sepang Malaysia. Tragedi ini terjadi ditahu 2011, dimana saat itu karir Simonceli lagi naik daun dan bahkan ada yang beranggapan Simonceli sebagai penerus dari The Doctor (Valentino Rossi).

Nomor kedua datang dari pembalap legenda dari pabrikan Jepang Suzuki yaitu  Kevin Schwantz, berkat prestasinya dan kontribusinya membuat nomor 34 yang ia gunakan diabadikan di kelas balapan MotoGP. Pada tahun 1991 Kevin menjadi titik karir balapan Kevin, setelah berselang dua tahun, yakni 1993, Kevin Schwantz menyabet juara dunia 500cc.

Namun, sayangnya karir pembalap yang berjuluk “Do or die riding style” harus menerima pil pahit. Karena kecelakaan yang menimpahnya mengharuskan ia rehat selama setahun, kemudian karena tidak bisa pulih total Schwantz memutuskan untuk mundur dari Grand Prix ditahun 1995. Berkat prestasinya tersebut  dunia MotoGP mencatat nama Kevin Schwantz sebagai pembalap tersukses dan nomor 43 pun diabadikan atau dipensiunkan.

Pembalap selanjutnya, dimana nomornya diabadikan ialah Shoya Tomizawa dengan nomor 48. Pembalap ini merenggang nyawa saat dibalapan seri GP San Marino, dimana pada saat itu rider asal Jepang tersebut terjatuh dari motornya, lalu terhantam dua pembalap di belakangnya, yang tentunya dalam kecepatan tinggi. Kedua pembalap tersebut adalah Alex de Angelis dan Scott Redding.

Akibat dari kecelakaan tersebut, nomor Shoya Tomizawa dipensiunkan dari ajang balapan MotoGP sebagai penghormatan bagi rider tersebut.

Pembalap legenda selanjutnya ialah Loris Capirossi, ia mendapatkan kehormatan sebagai salah satu rider dimana normonya dipensiunkan oleh Dorna selaku penyelenggara MotoGP. Loris memulai debutnya di MotoGP pada taun 1990 sampai 2011. Capirex menjadi sapaannya, pembalap ini memiliki peranan sangat besar selama berkarir di MotoGP dan menjadi raider pertama yang menyentuh  300 start. Sehingga nomor 65 masuk kedalam 5 nomor yang dipensiunkan.

Daijiro Kato menjadi pembalap dimana nomornya diabadikan. Daijiro Kato sendiri mengalami karir yang sangat tragis, dimana ia mengalami kecelakaan di Sirkuit Suzuka pada tahun 2003. Kemudian, kritik muncul ketika terjadinya kecelakaan berat tetapi bendera merah tak dikibarkan. Sehingga balapan terus berlangsung sampai selesai saat itu. Kemudian, Kato yang tergeletak di tengah trek diangkat tim medis ke mobil ambulans, disaat balapan sedang berlangsung.

Lalu, Komite investigasi Federasi Balap Internasional (FIA) menyatakan petugas tidak menangani Kato dengan prosedur yang benar. Karena tim medis pada saat itu memindahkan tubuh Kato ke tandu dengan kasar hingga kepalanya terbentur dan memperparah cedera di bagian leher dan kepala. Dan akhirnya nomor yang digunakan oleh Daijiro Kato yaitu 74 dipensiunkan dari ajang balap MotoGP sebagai salah satu tanda penghormatan bagi rider asal Jepang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X