Info Palu

Adanya Kios Mainkan Harga Elpiji 3 KG, Pemkot Palu Keluarkan Peraturan Ini

Ilustrasi. Foto via google

Assalamu’allaikum….

Rizensia.com – Masalah penjualan gas elpiji bersubsidi 3 kg di Kota Palu terus berlanjut, meski pemerintah Kota telah melakukan operasi pasar elpiji bersubsidi 3 kg selama tujuh hari kerja diseluruh kantor kelurahan Se-Kota Palu. Tak membuat beberapa kios jerah dan menjual gas elpiji 3 kg dengan harga yang telah ditentukan. Sehingga membuat Wali Kota Palu, Hidayat mengeluarkan surat edaran pelarangan penjualan gas bersubsidi selain di pangkalan atau tempat yang memiliki izin menjual.

Pada peraturan ini Pemkot Palu menindak lanjuti peraturan dari Menteri ESDM tentang penyedian dan pendistribusian elpiji 3 kg, dimana menyinggung tentang klasifikasi konsumen dan dalam UU nomor 8 tahun 1999 yang membahas tentang perlindungan konsumen.

Seperti dikutip dari Mercusuarnews.com, Berikut surat edaran nomor 542/2749/ekon/2017berisikan tindaklanjut peraturan Menteri ESDM nomor 26 tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian Liquifed Gas pada IV tentang penggunaan LPG pada pasal 20 bahwa konsumen LPG terbagi dua yakni pengguna LPG umum atau nonsubsidi dan pengguna LPG tertentu atau bersubsidi dalam kemasan 3 kg dan diperkuat Undang-Undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, atas dasar itu wali kota menghimbau kepada pemilik kios, warung dan sejenisnya yang bukan pengkalan atau tidak memiliki ijin menjual barang bersubsidi elpiji 3 kg.

Langkah ini diambil untuk memperkecil permainan harga elpiji 3 kg di tingkat pengecer. Selama ini warga Kota Palu disusahkan dengan langkahnya elpiji 3 kg, membuat harga gas bersubsidi tersebut melambung tinggi di tingkat pengecer bahkan pernah menyentuh harga Rp35.000/tabungnya. Harga normal gas elpiji 3 kg untuk wilayah Kota Palu berada di kisaran Rp16.000/tabung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X