Info Palu, Inspirasi

Mengenal Sosok Penggagas Gerakan Palu Subuh Berkah

Suasana GPSB di Masjid An-Nur, jalan Sis Aljufri Palu.

Assalamu’allaikum….

Tak dirasa Gerakah Majelis subuh yang digaungkan oleh MUI Kota Palu telah berjalan kurang lebih 8 bulan, perkembangan dan antusias masyarakat Palu membuat majelis ini terus berjalan hingga sekarang.

Jika di Kota Bandung ada gerakan shalat subuh berjamaah yang di gaungkan oleh Pemerintah Kota Bandung, maka Kota Palu ada Gerakan Palu Subuh Berkah. Namun, Pada artikel ini Rizensia tertarik membahas tentang sosok yang berperan besar dalam perkembangan Gerakan Palu Subuh Berkah (GPSB).

Dialah seorang pria yang dikenal dengan pembawaan ramah, atas kesadaran pribadi Ia mulai menggagas GPSB. Pria yang akrab disapa Pak Haji Syamsudin berusia 71 Tahun ini adalah seorang pengusaha sukses, dibidang distribusi bahan bakar minyak melalui Macindo Mitra Raya dan pemilik jaringan Swalayan terbesar di Kota Palu yaitu BNS mart.

Pak Haji Syamsudin ternyata mempunyai obsesi yang sangat besar untuk mengajak masyarakat Kota Palu dan sekitarnya kembali ke mesjid untuk menunaikan shalat wajib secara berjamaah.

“Subuh itu waktu yang penuh berkah, kita ingin mengundang keberkahan itu di kota Palu, kita doakan biar pemerintah dan semua warga kota Palu diberikan keberkahan oleh Allah SWT, karena semua kesuksesan bersumber dari keberkahan yang diturunkan oleh Allah SWT.” ungkap Pak Haji Syamsudin, dikutip Rizensia dari sosial media Komunitas Pejuang Subuh Chapter Palu.

Atas dasar itulah Ia menggagas GPSB dengan menggandeng berbagai kalangan seperti MUI Kota Palu, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), IMA, Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri, Forum Imam Masjid, Komunitas Pejuang Subuh Chapter Palu, dan beberapa komunitas lainnya pada Selasa malam 23/8/2016.

Meski sudah berusia senja Pak Haji Syamsudin sangat semangat didalam mengikuti kegiatan yang ia gagas, bahkan semangatnya yang admin Rizensia lihat bagaikan anak mudah. Padahal ia pengidap penyakit gula sejak umur  30 tahun.

Menariknya Pak Haji Syamsudin ternyata suka jalan pagi 3,5 km, akunya pada pertemuan menggagas GPSB pada tahun lalu.

“Saya punya penyakit gula sejak umur 30 tahun, Alhamdulillah sampai usia seperti sekarang saya masih bisa jalan pagi 3,5 km setiap ba’da subuh” akunya.

“Mungkin penyebabnya karena saya selalu berprinsip memasrahkan semuanya kepada Allah SWT, dan Alhamdulillah saya selalu rutin berjamaah subuh di masjid dan puasa Sunnah” lanjutnya.

Kemudian, Pak Haji Syamsudin juga ternyata gak pelit terhadap ilmu dalam berbisnis. Ia pu berbagi kiat-kiat dalam berbisnis.

“Menurut saya kalau mau bisnis sukses, perbaiki dulu shalatnya. Insya Allah pasti akan sukses. Kita ini manusia kalau berbisnis selalu mendahulukan hitung-hitungan. 1+1 kita hitung pasti hasilnya 2. Padahal 1+1 hasilnya Allah SWT yang menentukan, kita cuma usaha saja karena bisa jadinya hasilnya bukan 2″ jelasnya filosofis.

Gerakan Palu Subuh Berkah (GPSB) sendiri adalah mejelis subuh dimana sesudah melakukan shalat subuh berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan membaca wirid subuh, dilanjutkan ceramah, kajian fiqih, tafsir Al Qur’an, menceritakan kisah-kisah nabi dan sahabat nabi, dan dilanjutkan dengan shalat sunah isyrak.

Ayo masyarakat Palu hidupkan waktu subuh Anda dengan mengikuti Gerakan Palu Subuh Berkah….. : 😉

Refrensi : FB Pejuang Subuh Chapter Palu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X