Info Palu, Inspirasi

Melalui 3G (Gerakan Gali Gasa) Pemerintah Kota Ajak Masyarakat Palu Peduli Kebersihan

Selama ini masalah sampah menjadi masalah yang paling diperhatikan oleh Pemerintah Kota Palu dan Masyarakat Kota Palu, Pemerintah melalui dinas terkait telah melakukan beberapa cara untuk mengatasi sampah, bahkan di setiap kelurahan pun telah mensosialisasikan akan pentingnya kebersihan melalui program K5.

Rapat Koordinasi sponsorship Gerakan Gali Gasa (3G) di Auditorium Lantai III Kantor Wali Kota Palu, Jumat, 3 Maret 2017. (Foto : M Yusuf BJ/ Metrosulawesi)

Nah, untuk mendorong masyarakat agar sadar tentang kebersihan. Pak Walikota Palu, Hidayat menggagas program 3G (Gerakan Gali Gasa) dimana kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kesadaran masyarakat soal kebersihan. Karena masalah sampah bukan hanya tugas pemerintah akan tetapi masyarakat pun ikut ambil bagian di dalam mengatasi masalah sampah ini. Program ini rencananya akan dimulai 11 Maret 2017 mendatang.

Seperti yang diungkapkan oleh Pak Walikota Palu, Hidayat berharap Gerakan Gali Gasa menjadi gerakan yang massif di tengah masyarakat.

“Gerakan Gali Gasa adalah gerakan yang akan memprovokasi serta mempropaganda masyarakat soal pentingnya menjaga kebersihan,” jelasnya Dikutip dari MetroSulawesi.com.

Di dalam kegiatan ini akan dilakukan demonstrasi bersama komunitas, mahasiswa, dan para pelajar. Jadi setiap perwakilan akan digilir untuk berorasi tentang masalah kebersihan, orasi tersebut ditujukan kepada masyarakat agar sadar akan kebersihan Kota Palu.

Sementara untuk mengkawal gerakan ini agar tetap berjalan, di setiap kelurahan di Kota Palu akan ada Satgas K5 yang bertugas untuk mengawal program ini.

“Satgas K5 di kelurahan akan menggerakkan masyarakat untuk membersihkan halaman dan drainasenya masing-masing,” kata Hidayat.

Sepertinya kegiatan ini sangat menarik dan patut di dukung agar terciptanya Kota Palu yang bersih dan Indah, sama seperti nama dari kegiatan ini yaitu Gerakan “Gali Gasa” (bahasa kaili) jika diartikan berarti bersih dan indah. Jadi masyarakat yang suka mengkritik tentang kebersihan, mulai dari sekarang sepertinya harus bergerak nyata dengan menggalakan peduli kebersihan.

Hidayat menegaskan kebersihan Kota Palu tidak sepenuhnya tanggungjawab pemerintah.

“Masyarakat harus terlibat menjaga kebersihan Kota Palu. Dana PAD kita yang hanya Rp50 Miliar saja realnya tidak bisa seluruhnya untuk program kebersihan,” jelasnya pada MetroSulawesi.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X