Otomotif

VW Akan Jual Ducati Ke Investor India

Assalamu’allaikum….

Rizensia.com – Masalah yang merundung Volkswagen (VW) terkait skandal emisi mobil diesel, membuat perusahaan otomotif asal Jerman ini menjadi sulit dalam hal finansial. Penarikan besar-besaran, kemudian tuntutan dari Amerika Serikat, Eropa, dan daerah lainya membuat perusahaan ini jatuh dan merugi besar-besaran.

Belum lagi ditambah dengan beban dana untuk riset dan pengembangan teknologi dalam industri otomotif membuat beban perusahaan semakin besar.

Nah, untuk menutup pengeluaran VW berencana menjual beberapa anak usahanya, seperti rumor yang beredar Ducati menjadi salah satu anak perusahaan yang akan dijual.

Ternyata selain Ducati, anak perusahaan seperti Bentley dan Lamborghini digadang-gadang ikut di jual. Di mulai sejak 2015, rumors tersebut terus berkembang sampai sekarang. :0

Saat ini daftar perusahaan yang tertarik akusisi Ducati belum begitu banyak, namun ada beberapa perusahaan yang menunjukan ketertarikan pada pabrikan motor asal Italian ini. Seperti mantan pemilik Ducati, Investindustrial.

Kemudian, perusahaan lain yang menjejaki Ducati adalah Royal Enfield. Royal Enfield sendiri sebelumnya merupakan perusahaan Inggri dan sekarang menjadi anak Perusahaan dari India yaitu Eicher Motor.

Eicher Motors merupakan merek yang terkenal dengan model Bullet 500cc-nya dan Himalayan Adventure, menjadi pemimpin pasar di India untuk sepeda motor berukuran sedang, dan memiliki rencana melebarkan sayap ke pasar lain, termasuk Amerika Utara.

Seperti diberitakan oleh Motorcycle.com melalui Kompas.com, Royal Enfield dilaporkan juga telah melakukan pendekatan ke Evercore, bank investasi Volkswagen. Evercore sendiri punya peran mengukur ketertarikan pasar terhadap Ducati, dan mengevaluasi apakah masuk akal bagi Volkswagen, untuk menjual perusahaan sepeda motor. Perundingan antara pihak VW dan Royal Enfield ini mungkin hanya awal.

Namun, saat dikonfirmasi, Siddhartha Lal, CEO Royal Enfield dan Eicher Motors, masih mengelak terkait kabar tersebut.

“Saya memiliki pandangan umum tentang perihal tersebut. Kami selalu terbuka terhadap pemikiran dan gagasan. Namun, kami adalah perusahaan yang paling fokus dan selektif. Jadi pada dasarnya, kami katakan tidak (belum absolut), kami masih fokus untuk yang ada sekarang, “ ujar Lal mengutip

Tentu jika proses penjualan ini terjadi, maka semakin memperpanjang rentetan perusahaan Otomotif Eropa yang di kuasai oleh Investor Asia khususnya dari negeri Taj Mahal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X