Otomotif

Etika Saat Touring Sepeda Motor Di Jalan Raya

Assalamu’allaikum…

Dengan berkembangnya dunia otomotif membuat komunitas-komunitas motor bermunculan. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh para bikers adalah kegiatan konvoi touring di jalanan. Akan tetapi sama seperti berkendara pada umumnya konvoi touring juga punya aturan jangan sampai mengganggu pengguna jalan yang lain.

Ilustrasi. Foto via kompasiana.com

Seperti yang dikutip Rizensia dari Beritasatu.com, Patwal RI 1 dari Polda Metro Jaya mengungkapkan

“Saat kondisi jalan sedang lengang, formasi iring-iringan perlu dibuat dua baris zig-zag. Formasi ini sangat penting untuk menghindari terjadinya benturan saat harus melakukan pengereman mendadak,” ungkap, Bripka Umar Suhartono.

Kemudian ia melanjutkan, bahwa dengan melakukan iring-iringan dengan formasi zig-zag maka ada jarak untuk melakukan pengereman agar terhindar dari tabrakan beruntun.

“Dengan formasi iring-iringan zig-zag, ada space yang cukup untuk menghindari tabrakan,” ujar Bripka Umar Suhartono di acara Total Oil Safe Riding Clinic, di Bekasi, Rabu (4/5).

Dalam melakukan konvoi touring dengan peserta yang banyak, lanjut Umar, iring-iringan juga harus di bagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok maksimal terdiri dari 10 sepeda motor.

“Jangan jalan sekaligus karena bisa mengganggu pengguna jalan yang lain. Penting juga untuk menjaga jarak antar pengendara. Amannya antara 3-5 meter,” pesan Umar.

Jadi intinya kita sebagai pengguna jalan, kita harus saling menghormati. Agar dijalan raya bisa tercipta ketertiban dan terhindar dari terjadinya kecelakaan yang membuat rugi semua pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X