Info Palu, Opini

Ketika Panji Petualang Bahas Masalah Kebersihan Kota Palu 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Assalamu’allaikum….

Rizensia.com – Beberapa hari berada di Kota Palu, Panji Petualang terus berusaha melakukan penyelamatan terhadap Buaya yang terjerat ban sepeda motor pada bagian lehernya. Bersama tim ia telah melakukan berbagai cara untuk menangkap buaya tersebut, baik menggunakan jaring, perangkap besi, memancing buaya dengan umpan dan melakukan pencarian di malam hari.

Dari proses penangkapan buaya ini, banyak masalah yang dihadapi Panji seperti luasnya wilayah aktivitas buaya, sehingga memperlama proses penangkapan, sulitnya mencari posisi keberadaan buaya berkalung ban, dan ditambah ramainya aktifitas warga dalam melihat proses penangkapan buaya yang dilakukan oleh Panji.

Dalam aktivitas penangkapan buaya panji selalu mempostingnya di akun sosial media miliknya, baik itu Facebook dan Instagram. Namun, disalah satu postingannya, Panji sangat menyayangkan kurangnya kesadaran masyarakat Palu dalam hal kebersihan.

Dalam postingannya Panji mengajak masyarakat palu untuk sadar akan kebersihan, menjaga kota agar tetap bersih sehingga enak untuk dipandang karena keindahan kota palu.

@panjipetualang_real  “Indah nya kota ini.. saya betah banget disini.. masyarakat nya  baik.. kota nya indah di kelilingi bukit dan laut.. lengkap… tapi ko ada yang bikin sakit mata ya kalo liat beberapa foto ini.. ayoo apa ya yang bkin mata kita gak enak liat pemandangan indah di foto ini?”

Kemudian Panji menambahkan dikolom komentar, menghimbau agar masyarakat palu tidak saling menuduh, menyalahkan, dan menghujat menanggapi masalah sampah yang ada di kota palu. Lalu ia mengajak masyarakat palu untuk membudayakan membuang sampah pada tempatnya.

“Jangan saling menuduh menyalahkan dan menghujat.. alangkah baik nya mulai buang sampah pada tempat nya mulai dari saat ini.. 😊 sayang loh kota nya bagus banget aku orang jawa barat ya syirik liat indah nya kota palu 😅

Tentunya ini menjadi peringatan bagi kita masyarakat palu, tak terkecuali bagi admin sendiri. Toh, buaya berkalung ban adalah salah satu contoh dari korban pembuangan sampah sembarangan.

Sudah seharusnya kita mulai membudayakan membuang sampah pada tempatnya, tidak usah lagi kita mencari kesalahan pemerintah atau instansi terkait. Bahkan Pemerintah Kota Palu sudah melakukan kampanye kebersihan dengan nama Gerakan Gali Gasa.

Ayo bergerak untuk Kota Palu Berhias
Ayo bergerak untuk Kota Palu Berhias

Ayo sama-sama kita ubah wajah kota palu dengan menjaga kebersihannya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *