Info Palu, Opini

Melihat Wilayah Jalan Poros Palu-Donggala Dengan Tambang Galian C

Assalamu’alaikum….

Bagi kamu warga Kota Palu, Donggala dan sekitarnya, bagaimana tanggapan Anda saat melewati Jalan Trans bagian barat Kota Palu dimana menghubungkan Kota Palu dan Kota Donggala. Pasti anggapan Anda bawah jalan tersebut sangat berdebu, hal itu sangat wajar karena disepanjang Jalan Trans tersebut terdapat beberapa tambangan.

Pemandangan dari atas pertambangan galian C. Foto via WalhiSulteng
Pemandangan dari atas pertambangan galian C. Foto via WalhiSulteng

Beberapa waktu yang lalu Admin jalan-jalan ke Kota Donggala, dimana pada saat menuju ke Donggala cuca saat itu kurang baik (hujan) dan sepanjang perjalanan kami di dapatkan oleh banjir dimana material seperti lumpur meluber ke jalanan yang membuat kami harus berhati-hati agar tidak jatuh saat melewatinya.

Lumpur itu memang sangat wajar jika meluber ke jalan, karena tepat di sepanjang jalan poros palu-donggala terdapat beberapa tambang galian C. Dimana kalau cuaca hujan pengguna jalan akan mendapatkan lumpur yang meluber kejalan dan disaat cuaca cerah debuh yang akan kita jumpai.

Ini tentu membuat Admin bertanya-tanya bagaimana dengan masyarakat di sepanjang jalan poros palu donggala, dimana setiap hari mereka menghirup udara yang bercampur debu dan disaat hujan dibeberapa bagian jalan terdapat luberan lumpur dimana sangat menggagu pengguna jalan.

Pemeritah kedua daerah dimana dalam hal ini Pemerintah Kota Palu dan Kabupaten Donggala harus melihat secara adil masalah yang terjadi, dimana pemerintah melihat dari semua sisi seperti dampak ke masyarakat, alam sekitar, kerugian dan keuntungannya bagi daerah. Agar kedepannya tidak menghasilkan masalah yang berkepanjangan.

Dikutip dari blog resmi Walhi Sulawesi Tengah:

Potensi Longsor Capai 7 Juta Kubik Tanah, Wilayah Palu–Donggala, Krisis Daya Tampung Lingkungan

“Pemerintah Daerah Kota Palu dan Donggala, harusnya sudah melakukan audit lingkungan terhadap perusahaan galian C yang beraktivitas di Jalan Trans Palu-Donggala tersebut. Selain itu, dia juga menilai bahwa program Green Mining gagal dalam mewujudkan pertambangan yang berkelanjutan dan berperspektif lingkungan seperti yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah melalui SKPD terkait sebelumnya. ”Kata Aries Bira Direktur Walhi Sulteng.

Lanjut Aries, WALHI Sulteng menuntut Pemerintah Daerah Kota Palu dan Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala untuk mendesak kepada semua pengusaha tambang galian C yang berada di wilayah tersebut untuk segera melakukan pemulihan lingkungan atas kerusakan yang diakibatkan.

Nah, dalam blog Walhi Sulteng menjelaskan bahwa sesuai denga hasil analisis, ditemukan kemiringan rata-rata pengunugan yang sudah dieksploitasi diwilayah tersebut seluas 20,6 Ha, dengan ketinggian mencapai 113 meter dari kemiringan 74 derajat sampai dengan 90 derajat. :0 Ini sangat berpotensi terjadinya longsor yang besar, seperti dikutip dari blog Walhi.

Septian Koordinator Kampanye Kelompok Muda Peduli Hutan (KOMIU) mengatakan, sesuai hasil analisis dari peta tiga dimensi Tim Drone, ditemukan kemiringan rata-rata pegunungan yang sudah dieksploitasi di wilayah tersebut seluas 20,6 Ha, dengan ketinggian mencapai 113 meter dari kemiringan 74 derajat sampai dengan 90 derajat dengan potensi volume longsor 7 juta kubik tanah.

Kami menghimbau kepada semua pihak untuk mewaspadai pergesaran tanah diwilayah tersebut, apalagi saat ini sudah masuk pada musim penghujan.ujarnya.(Walhi Sulteng)

Foto via Walhi Sulteng
Foto via Walhi Sulteng

Ini menjadi perhatian bagi kita semua, karena kita tau bersama di Kota Donggala sendiri terdapat beberapa obyek wisata yang sudah terkenal. Lalu bagaimana nanti tanggapan para turis melihat daerah sepanjang Jalan Poros Palu-Donggala? Terlebih lagi, katanya pak Wali Kota Palu ditahun depan akan menyelenggarakan kembali Palu Nomoni Marathon International dimana akan melakukan start awal di Tanjung Karang dan finishnya di Kota Palu dan melewati Jalan Poros Palu-Donggala.

Semoga pemerintah bisa mendapatkan solusi yang tepat, untuk wilayah sepanjang Jalan Poros Palu-Donggala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X