Informasi

Berikut Daftar Komoditas Yang Mempengaruhi Kemiskinan

Ilustrasi via komoditas.co.id
Ilustrasi via komoditas.co.id

Assalamu’allaikum……

Rizensia.com – Di indonesia ada beberapa komoditas yang mempengaruhi kemiskinan di Indonesia, dari kesemua daftar yang dirilis oleh Kepala Badan Perancanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) rokok kretek filter mendapat posisi kedua, sebagai komoditas yang berkontribusi terhadap kemiskinan di Indonesia 

Tentu ini menjadi sebuah masalah bagi bangsa Indonesia, dari data yang didapatkan bahwa pengaruh kemiskinan dari merokok sebesar 9,98 persen di perkotaan dan 10,70 persen di perdesaan serta berdampak mempengaruhi kesehatan bagi masyarakat.

Sedangkan komoditi terbesar pertama yang memengaruhi garis kemiskinan adalah beras, yaitu 18,80 persen di perkotaan dan 24,52 persen di perdesaan.

Kemudian untuk komoditi lainnya yang berpengaruh terhadap garis kemiskinan di perkotaan adalah telur ayam ras (3,63 persen), daging ayam ras (3,36 persen), dan mi instan (2,24 persen). Sedangkan untuk komoditi di perdesaan diisi oleh telur ayam ras (3,18 persen), gula pasir (2,95 persen), dan mi instan (2,11 persen).

Dari data diatas rokok menjadi komoditas yang menjadi perhatian karena komoditas yang tidak produktif, bahkan berdampak bagi kesehatan. Meski menjadi komoditas terbesar kedua yang berpengaruh terhadap garis kemiskinan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang menegaskan bukan berarti pemerintah harus menjaga agar harga rokok tidak naik.

Sebaliknya, Bambang mengimbau supaya masyarakat semakin sadar bahwa pola konsumsi mereka harus lebih produktif, seperti memilih makanan bergizi ketimbang rokok.

“Ya jangan merokok. Suatu konsumsi yang tidak produktif itu bisa buat orang miskin. Konsumsi harusnya yang produktif dan tidak buat dia hidup susah,” tutur Bambang dikutip dari Kompas.com

Bambang juga menyarankan para pemangku kepentingan agar memerhatikan komoditas yang berpengaruh langsung terhadap angka kemiskinan di suatu wilayah.

Jika yang paling besar porsinya adalah harga beras, maka Bambang menilai penting bagi kepala daerah dan pihak terkait untuk terus menjaga harga komoditas tersebut tetap stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X