Informasi

Inilah Yang Membuat Uang Rupiah Baru Tak Bisa Di Palsukan

Assalamu’allaikum….

Kemarin secara resmi Bank Indonesia merilis uang emisi baru 2016, dimana Bank Indonesia mengangap bahwa uang baru tersebut menjadi salah satu mata uang yang memiliki tingkat keamanan tertinggi di dunia.

Uang rupiah emisi tahun 2016.

Tentu dengan begitu, usaha untuk uang rupiah dipalsukan akan semakin berkurang. Ada tiga tingkat kategori sistem pengamanan uang suatu negara seperti Level 1 (terbuka/covered), unsur pengaman yang dapat dideteksi tanpa bantuan alat (3D).

Kedua, Level 2 (semi tertutup/semi covered), unsur pengaman yang dapat dideteksi dengan menggunakan alat yang sederhana seperti kaca pembesar dan lampu ultraviolet (UV).

Sedangkan Ketiga, Level 3 (tertutup/covered), unsur pengaman yang hanya dapat dideteksi dengan menggunakan mesin sortasi yang dimiliki oleh Bank Sentral atau peralatan laboratorium/forensik. Dengan penguatan pengamanan ini semakin mempersulit pemalsuan uang.

Apa saja yang ditambahkan ke uang emisi baru 2016 agar tidak bisa di palsukan. Berikut Rizensia paparkan yang bersumber dari beberapa portal berita ternama, seperti melalui penguatan unsur pengaman antara lain melalui cara colour shifting, rainbow feature, latent image, ultra violet feature, tactile effect, dan rectoverso.

Colour shifting adalah metode pengamanan. Dimana, apabila dilihat dari sudut pandang yang berbeda, akan terjadi perubahan warna secara kontras. Sendangkan rainbow feature, apabila dilihat dari sudut pandang tertentu akan muncul gambar tersembunyi multi warna berupa angka nominal uang.

Latent imagea jika dilihat dari sudut tertentu, maka akan muncul gambar tersembunyi berupa teks BI pada bagian depan dan angka nominal pada bagian belakang.

Sendangkan dari sisi ultra violet feature (level 2), dilakukan penguatan desain UV feature yang berubah menjadi dua warna di bawah sinar UV. Dari sisi rectoverso, apabila diterawang akan terbentuk gambar saling isi berupa logo BI.

Tak hanya itu, desain uang tahun emisi 2016 dilakukan dengan penyempurnaan fitur kode tuna netra (blind code) dengan melakukan perubahan desain pada bentuk kode tuna netra berupa efek rabaan (tactile effect) untuk membantu membedakan antar pecahan uang agar lebih mudah.

Bagaimana menurut Anda dengan kehadiran uang emisi tahun 2016 ini, ayo berikan komentar dibawah ini.

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X