Info Palu, Informasi

Palu Menjadi Salah Satu Percontohan Kota Layak Pemuda

Assalamu’allaikum…

Kota Palu bersama Kota Bandung dan Malang menjadi kota percontohan Kota Layak Pemudah 2017. Program tersebut digagas oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, program ini akan menjadi sebuah fondasi untuk memperkuat pembinaan dan pemberdayaan pemudah di tiap wilayah Indonesia

Imam Nahrawi, Ridwan Kamil, dan Dedy Mizwar. Saat memperkenalkan Program Kota Layak Pemuda. Foto via Regional.kompas.com
Imam Nahrawi, Ridwan Kamil, dan Dedy Mizwar. Saat memperkenalkan Program Kota Layak Pemuda. Foto via Regional.kompas.com

Kota layak pemuda akan diberikan atau dicanangkan oleh pemerintah pusat, kota-kota tersebut dipilih karena telah memenuhi sejumlah indikator yang ditetapkan oleh Kemenpora, seperti adanya dukungan Perda tentang kepemudaan (regulasi), ruang dan tempat berekspresi dan kreasi pemuda (infrastruktur), keaktifan organisasi kepemudaan dan komunita pemuda, serta kemandirian pemuda sebagai pelopor bidang UMKM.

Dikutip dari Kompas.com, Menpora Imam Nahrawi mengatakan. “Tahun 2016, kami baru menginisiasi dan mendorong mencari daerah percontohan. Kami sudah tahu bagaimana Bandung, Malang, dan Palu, baru percontohan. Itu pun menjadi model bagaimana sebuah regulasi atau perda untuk ditetapkan dengan baik, kemudian menjadi payung untuk pemenuhan anggaran,” tutur Imam.

Dalam pembinaan pemuda juga harus didukung oleh sarana dan prasarana. Seperti yang dilakukan oleh Kota Jogja yang memiliki Youth Center atau tempat berkumpulnya anak mudah dibidang seni, dan kuliner.

Pembinaan pemuda juga mesti didukung sarana dan prasarana, seperti di Kota Yogyakarta yang memiliki youth center atau tempat nongkrong anak muda kreatif di bidang seni fashion, dan kuliner.

“Perlu dorongan kuat, dana kuat, sponsor kuat, dan back-up yang kuat dari pemerintah. Bagaimana memberikan ruang publik bahwa keberadaan pemuda betul-betul eksis,” katanya.

Dia menjelaskan, pada tahun 2017, setiap indikator kota layak pemuda wajib diterapkan di semua daerah di Indonesia.

“Pada tahun 2017, semua model itu harus diterapkan di semua kabupaten/kota dan provinsi karena kami sudah punya undang-undang untuk melibatkan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat untuk memberikan kebijakan kepada pemuda,” ucapnya.

Semoga dengan adanya program ini, membuat para pemuda Indonesia lebih kreatif dan bisa mendukung pembangunan bangsa kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X