Informasi, Otomotif

Mazda dan Toyota Akui Mulai Kembangkan Mobil Listrik

Assalamu’allaikum….

Isu didalam mengembangan teknologi sekarang ini yang mulai melirik teknologi-teknologi yang ramah akan lingkungan. Seperti didunia otomotif, beberapa pabrikan besar mulai melirik energi yang ramah lingkungan. Beberapa pabrikan ada yang mengembangkan energi hidrogen, dan yang menariknya adalah energi listrik.

Mobil Listrik. Foto via EnergiToday
Mobil Listrik. Foto via EnergiToday

Dengan semakin susahnya memperoleh minyak bumi, membuat energi listrik menjadi salah satu harapan sumber energi dimasa yang akan datang. Nah, dua pabrikan asal Jepang ini mulai merancang mobil listrik mereka, dimana mereka menjanjikan ditahun 2019 dan 2020 mobil-mobil listrik mereka akan diluncurkan ke pasaran.

Sebut saja kedua pabrikan tersebut adalah Toyota dan Mazda. Kedua pabrikan itu sekarang tengah mengembangkan mobil listrik mereka, yang nantinya akan diluncurkan ke pasaran.

Seperti yang diungkapkan oleh CEO dari Mazda Motor Corp Masamichi Kogai, “Kami mencanangkannya (menjual mobil listrik) pada 2019 untuk mengakomodasi peraturan ZEV (zero emission vehicle) di Amerika Utara,” ujar Kogai, dikutip dari Wall Street Journal, Kamis (17/11/2016). dikutip dari Wall Street Journal via Liputan6.

Bahkan Kogai menjanjikan produk hijau ini akan berbeda dibandingkan yang lain. Sekarang yang menjadi masalah dan ingin dipecahkan ialah mencari cara bagaimana mobil bisa tetap berjalan jauh meski isi baterai hampir habis.

Hampir sama dengan Mazda, Toyota juga dikabarkan tengah mengembangkan mobil listrik mereka. Bahkan pabrikan asal Jepang ini menyebut mobil listrik produksi massal mereka akan mengaspal ditahun 2020.

Untuk mempercepat ambisi tersebut, Toyota mendirikan sebuah tim kecil yang mana merka bekerja secara Independen dari struktur organisasi mereka. Tim yang dipersiapkan oleh Toyota beranggota 4 orang.

Meski berjumlah empat orang, orang yang masuk kedalam tim tersebut berasal dari cabang yang berbeda di bawah bendera Toyota/naungan kelompok Toyota, sehingga bisa juga disebut perusahaan patungan in-house.

Presiden Toyota, Akio Toyoda, mengatakan tim kecil ini tidak akan bekerja dengan cara yang konvensional, demi mengejar target. “Perusahaan patungan ini akan mengutamakan kecepatan dalam pendekatan saat bekerja,” ujarnya. Dikutip dari autoexpress.co.uk via Liputan6.

Di awal berjalannya tim ini, pertama-tama mereka akan fokus didalam mengembangkan mobil listrik yang punya daya jelajah jauh, sekitar 300 km/satu kali isi ulang. Kemudian, mereka juga akan mencari material atau formulasi baterai yang mempunyai performa baik tapi dengan harga terjangkau.

Memang masalah baterai menjadi masalah utama dalam pengembangan industri mobil listrik, karena dengan baterai yang tangguh tentu membuat mobil listrik nantinya bisa diandalkan dan lancar jika diproduksi secara massal nantinya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Menulis Di Rizensia.com, Daftarkan Diri Anda!
X